Pengembangan Ecomangrove Berbasis Masyarakat di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta

Andika, I Putu Ade and Budarma, I Ketut and Oka, I Made Darma (2022) Pengembangan Ecomangrove Berbasis Masyarakat di Desa Kedonganan, Kecamatan Kuta. Repositori Politeknik Negeri Bali.

[img] Text (Artikel)
RAMA_93103_2015885014_artikel.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (356kB)
[img] Text (Surat Pernyataan Bebas Plagiarisme)
RAMA_93103_2015885014_pernyataan.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (120kB)
Official URL: https://repository.pnb.ac.id

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berteujuan untuk menemukan model pengembangn Ekowisata Mangrove Kedonganan yang berbasis masyarakat, sebelumnya dikelola secara “individual” oleh masing-masing kelompok nelayan yang ada di kawasan hutan mangrove Kedonganan, menjadi pengelolaan yang terorganisir dengan melibatkan desa adat dan semua elemen masyarkat lokal Kedonganan. Metode Penelitian: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah, metode deskriptif kualitatif dengan menganalisa permasalahan yang terjadi pada pengelolaan kawasan mangrove Kedonganan oleh masing-masing kelompok nelayan, metode pengumapulan data yang digunakan adalah dengan metode observasi di kawasan mangrove Kedonganan dengan luas 22 hektar. Wawancancara dengan tehnik penentuan narasumber menggunakan tehinik purposive sampling atau penentuan narasumber yang dianggap bisa memberikan informasi dan mengetahui kedaan objek yang sedang diteliti, ada empat narasumber didalam penelitian ini: Bendesa Adata Kedonganan, Pengurus dari masing-masing kelompok nelayan dan dari BUPDA Kedonganan. Dokumentasi dari setiap kegiatan penelitian termasuk dalam proses wawancara direkam selama kegiatan wawancara berlangsung. Hasil dan Pembahasan: Pengelolaan kawasan mangrove Kedonganan yang dikelola secara “individual” oleh kelompok nelayan yang ada di kawasan ini, menimbulkan polemik ditengah-tengah masyrakat, Implikasi: Model pengebangan yang dibuat oleh peneliti untuk mengatasi masalah ini menggunakan Konsep CBT dan Tri Hita Karana agar pengelolaan kawasan ini menajdi harmonis atara tiga elemen yang ada dan seluruh masyarakat dapat terlibat dalam pengelolaan dan pengembanagan kawasan Ekomangrove Kedonganan dan Desa Adat Kedonganan yang menjadi pelindung di Kawasan ini.

Item Type: Article
Subjects: Ilmu Sosial Humaniora > Ilmu Sosial > Ilmu Kesejahteraan Sosial
Divisions: Jurusan Pariwisata > Prodi S2 Perencanaan Pariwisata > Tesis
Depositing User: I Putu Ade Andika
Date Deposited: 29 Sep 2022 21:27
Last Modified: 30 Sep 2022 00:26
URI: http://repository.pnb.ac.id/id/eprint/3661

Actions (login required)

View Item View Item