Analisis Kinerja Proyek Dengan Metode Nilai Hasil dan Penerapan Crashing Program Pada Proyek Pengadilan Tinggi Denpasar

Asih, Putu Ayu Suka Ari and Sudiarsa, Made and Triadi, I Nyoman Sedana (2022) Analisis Kinerja Proyek Dengan Metode Nilai Hasil dan Penerapan Crashing Program Pada Proyek Pengadilan Tinggi Denpasar. Repositori Politeknik Negeri Bali.

[img] Text (Artikel)
RAMA_22302_1815124026_artikel.pdf - Accepted Version
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (260kB)
[img] Text (Surat Pernyataan Bebas Plagiarisme)
RAMA_22302_1815124026_pernyataan.pdf - Supplemental Material
Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike.

Download (340kB)
Official URL: https://repository.pnb.ac.id

Abstract

Ketepatan waktu merupakan salah satu parameter keberhasilan proyek konstruksi. Pelaksanaan proyek yang mengalami keterlambatan dapat mengakibatkan pembengkakan biaya. Untuk mendeteksi penyimpangan penyelesaian pekerjaan, dibutuhkan suatu alat ukur kinerja. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui kinerja biaya dan waktu proyek, memperkirakan biaya dan waktu penyelesaian proyek serta mengetahui selisih waktu dan biaya setelah dilakukan Crashing Program pada Proyek Pembangunan Pengadilan Tinggi Denpasar yang berlangsung pada masa pandemi Covid-19, dengan nilai kontrak Rp.4.781.040.000,00 dan waktu pelaksanaan 20 minggu. Dalam penelitian ini, data diperoleh dengan cara observasi, dokumentasi, serta wawancara hingga pelaporan minggu ke-7. Analisis data secara kuantitatif untuk mengetahui kinerja biaya dan waktu dengan metode Nilai Hasil. Selanjutnya dilakukan Crashing Program sistem shift kerja sehingga pekerjaan tersisa dapat terselesaikan tepat waktu. Berdasarkan analisis Nilai Hasil pada pelaporan minggu ke-7, kinerja biaya (CPI) adalah 1,14 (>1 atau cost underrun). Kinerja waktu (SPI) adalah 0,87 (<1 atau behind schedule). Perkiraan biaya pekerjaan tersisa (ETC) Rp.3.164.852.689,11 dengan sisa waktu penyelesaian (ETS) yakni 106 hari. Setelah dilakukan Crashing Program, proyek dapat dipercepat menjadi 91 hari dari durasi normal 106 hari, dimana selisih waktu 15 hari (14,15% lebih cepat). Sehingga total biaya proyek mengalami perubahan dari Rp.3.164.852.689,11 menjadi Rp.3.181.448.286,54 dengan selisih biaya Rp.16.595.597,42 (0,52% kenaikan).

Item Type: Article
Subjects: Ilmu Teknik > Teknik Sipil Dan Perencanaan Tata Ruang > Teknik Lingkungan
Divisions: Jurusan Teknik Sipil > Prodi D4 Manajemen Proyek Konstruksi > Publikasi
Jurusan Teknik Sipil > Prodi D4 Manajemen Proyek Konstruksi > Skripsi
Depositing User: Putu Ayu Suka Ari Asih
Date Deposited: 12 Sep 2022 00:40
Last Modified: 12 Sep 2022 00:40
URI: http://repository.pnb.ac.id/id/eprint/421

Actions (login required)

View Item View Item