Adnyana, Ni Made Ayu Permatasari (2025) Analisis Anggaran Penjualan untuk Meningkatkan Laba pada Perusahaan Air Minum Water Gangga. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Bali.
![]() |
Text (Full Text)
RAMA_62301_2115644102_full.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (772kB) | Request a copy |
![]() |
Text (Cover, Bab 1, Bab 5 dan Referensi)
RAMA_62301_2115644102_4107107601_0020036306_part.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (226kB) |
![]() |
Text (iThenticate)
RAMA_62301_2115644102_iThenticate.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Perusahaan Air Minum Water Gangga merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan air minum dalam kemasan. Perusahaan ini belum menyusun anggaran penjualan secara optimal. Penetapan anggaran penjualan untuk tahun berikutnya dilakukan oleh pimpinan perusahaan dengan menaikkan target berdasarkan estimasi semata. Hal ini mengakibatkan adanya selisih yang signifikan antara anggaran dan realisasi penjualan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses penyusunan anggaran penjualan pada perusahaan saat ini, membandingkan hasil peramalan penjualan menggunakan metode semi average, metode moment, dan metode least square serta mengetahui metode peramalan penjualan yang paling sesuai diterapkan di perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, studi pustaka, studi dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa saat ini Perusahaan Air Minum Water Gangga menggunakan pendekatan top-down dalam menyusun anggaran penjualan. Melalui metode estimasi yang dibuat oleh perusahaan, peramalan penjualan yang diperoleh sebesar 242.881 unit. Sementara itu, metode semi average menghasilkan peramalan sebesar 194.228 unit, dan metode moment serta metode least square memberikan hasil yang sama, yaitu sebesar 194.615 unit. Perbandingan keakuratan peramalan penjualan dilakukan menggunakan nilai Standar Kesalahan Peramalan (SKP). Metode semi average memiliki nilai SKP sebesar 194,20, metode moment sebesar 161,35, metode least square sebesar 161,26, dan metode estimasi perusahaan sebesar 9.789. Metode peramalan penjualan yang paling tepat digunakan adalah metode least square karena memiliki nilai SKP paling kecil dibandingkan dengan metode moment, metode semi average dan metode estimasi perusahaan. Penelitian ini memperkuat bahwa metode least square dalam peramalan penjualan dapat dijadikan acuan dalam penyusunan anggaran penjualan karena metode ini yang paling mendekati realisasi penjualan, sehingga dapat membantu perusahaan dalam memperkirakan kebutuhan stok dan meningkatkan laba pada periode berikutnya.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Anggaran Penjualan, Moment, Semi Average, Least Square, Standar Kesalahan Peramalan. |
Subjects: | Ilmu Ekonomi > Ilmu Ekonomi > Akuntansi |
Divisions: | Jurusan Akuntansi > Prodi D4 Akuntansi Manajerial > Skripsi |
Depositing User: | Ni Made Ayu Permatasari Adnyana |
Date Deposited: | 22 Aug 2025 01:56 |
Last Modified: | 22 Aug 2025 01:56 |
URI: | https://repository.pnb.ac.id/id/eprint/16715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |