Anggreni, Ni Kadek Dewi (2025) Analisis Perhitungan Harga Pokok Produk dengan Metode Full Costing sebagai Dasar Penetapan Harga Jual pada UMKM Kerupuk Jelantik di Klungkung. Undergraduate thesis, Politeknik Negeri Bali.
![]() |
Text (Full Text)
RAMA_62301_2115644116_full.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
![]() |
Text (Cover, Bab 1, Bab 5 dan Referensi)
RAMA_62301_2115644116_0014046207_0020017105_part.pdf - Accepted Version Available under License Creative Commons Attribution Non-commercial Share Alike. Download (560kB) |
![]() |
Text (iThenticate)
RAMA_62301_2115644116_iThenticate.pdf - Accepted Version Restricted to Repository staff only Download (753kB) | Request a copy |
Abstract
Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki peran signifikan dalam mendukung perekonomian Indonesia, namun masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya dalam hal penentuan harga pokok produk secara tepat. UMKM Kerupuk Jelantik di Klungkung, Bali, sebagai objek penelitian ini, diketahui masih menggunakan metode perhitungan harga pokok produk yang sederhana dan belum mengacu pada prinsip akuntansi biaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perhitungan harga pokok produk menggunakan metode full costing sebagai dasar penetapan harga jual serta membandingkannya dengan metode yang digunakan oleh UMKM Kerupuk Jelantik. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi serta dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Teknik triangulasi digunakan untuk menguji keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM Kerupuk Jelantik belum memperhitungkan seluruh komponen biaya, seperti biaya overhead tetap yaitu depresiasi peralatan dan variabel biaya listrik, kemasan dan perawatan peralatan, sehingga menghasilkan harga pokok produk yang lebih rendah dari seharusnya. Perhitungan harga pokok produk dengan metode full costing menghasilkan nilai sebesar Rp49.374,00 untuk kerupuk mentah dan Rp14.811,00 untuk kerupuk goreng, sedangkan perhitungan UMKM hanya sebesar Rp48.438,00 dan Rp14.270,00. Selisih ini berdampak pada perbedaan harga jual, harga jual menurut perusahaan adalah Rp68.000,00 untuk kerupuk mentah dan Rp20.000,00 untuk kerupuk goreng, sedangkan harga jual berdasarkan metode cost plus pricing dengan markup 40% adalah Rp69.123,00 untuk kerupuk mentah dan Rp20.736,00 untuk kerupuk goreng. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi pelaku UMKM untuk menerapkan metode perhitungan harga pokok yang lebih akurat dan sistematis guna mendukung keputusan penetapan harga yang rasional, meningkatkan profitabilitas serta memperkuat daya saing produk.
Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
---|---|
Uncontrolled Keywords: | Cost Plus Pricing, Harga Jual, Harga Pokok Produk, Metode Full Costing, UMKM |
Subjects: | Ilmu Ekonomi > Ilmu Ekonomi > Akuntansi |
Divisions: | Jurusan Akuntansi > Prodi D4 Akuntansi Manajerial > Skripsi |
Depositing User: | Ni Kadek Dewi Anggreni |
Date Deposited: | 25 Aug 2025 06:33 |
Last Modified: | 25 Aug 2025 06:33 |
URI: | https://repository.pnb.ac.id/id/eprint/17301 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |